The Moleculer Formula (MF) dan Formula Empiris

[ad_1]

MF menunjukkan jumlah dan jenis atom yang sebenarnya dalam sebuah molekul. Itu bisa dengan rumus empiris atau beberapa kelipatan sederhana. Secara matematis, M.F = (E.F) n, di mana (n) adalah bilangan bulat. Misalnya molekul CO2 terdiri dari satu atom karbon yang dikombinasikan dengan dua atom oksigen. Formula (CO2) adalah rumus molekul karbon dioksida. Ini mewakili komposisi sebenarnya dari sebuah molekul senyawa.

Rumus molekul mungkin sama dengan rumus empiris seperti dalam kasus CO2 atau beberapa kelipatan sederhana dari EF. Jadi mol glukosa yang menunjukkan bahwa molekul glukosa, terdiri dari (6) karbon, (12) hidrogen dan (6) atom oksigen dan rasio atom yang paling sederhana yaitu EF (CH2O). Jadi rumus molekul glukosa (C6H12O6) sama dengan (CH2O) atau enam kali untuk rumus empiris (CH2O).

Oleh karena itu rumus molekul glukosa adalah enam kali EF, yang diperoleh oleh M.F = (E. F) n di mana (n) adalah seluruh angka, dan glukosa n = 6.

Secara matematis,

n = M.F.weight

Berat badan E.F.

Untuk banyak molekul, MF dan EF adalah sama, beberapa contoh adalah formaldehida (CH2O), amonia (NH3) dan metana (CH4).

Rumus yang hanya memberikan jumlah relatif dari setiap jenis atom yang ada dalam sebuah molekul. Dengan kata lain, rumus empiris tidak selalu memberikan jumlah atom yang sebenarnya dalam sebuah molekul. Misalnya rumus molekul benzena adalah C6H6. Formula ini menunjukkan bahwa molekul benzena terdiri dari (6) atom karbon dan (6) atom hidrogen. Jatah karbom (C) ke hidrogen (H) atom dalam molekul ini adalah 6: 6 atau 1: 1. Rumus empiris benzena adalah, oleh karena itu ditulis sebagai (CH).

Dengan demikian, rumus empiris memberi tahu kita unsur mana yang hadir dan rasio atom yang paling sederhana, tetapi belum tentu jumlah sebenarnya atom yang ada dalam molekul.

Pertimbangkan contoh lain, molekul glukosa (C6H12O6) di mana rasio atom C, H dan O adalah 6: 12: 6 yaitu 1: 2: 1 Rumus empiris glukosa adalah, oleh karena itu, (CH2O).

[ad_2]